ep·i·gram·ma [n] 1. Any witty, ingenious, or pointed saying tersely expressed. 2. A brief, interesting, memorable, and sometimes surprising or satirical statement. |
Komunitas 3 Jam
Do you remember about my projects that I've said in my previous post? Salah satu project yang saat itu saya tulis adalah "membuat komunitas film dan musik indie di kampus. Komunitas tersebut ga cuma sekedar gathering, namun bakal diadain bedah film, diskusi dan sharing. Sedikit demi sedikit, massa untuk membuat komunitas tersebut sudah mulai lumayan jumlahnya. Selain temen-temen, kami juga (rencananya) mengajak salah seorang dosen yang cukup berjiwa indie."Project: checked! Yang berarti, event pertama dari komunitas film tersebut telah lancar diselesaikan. Dan yang ga diduga, ternyata respon dari teman-teman sangatlah bagus. Pada event pertama kemarin, yang membedah film berjudul Persepolis, mereka sangat antusias mendengarkan narasumber dan ikut berdiskusi. Btw, komunitas film tersebut bernama Komunitas 3 Jam. Mengapa harus 3 jam? Karena acara kita rencananya akan selalu berdurasi 3 jam, selain itu komunitas ini dibentuk pada tanggal 3/11/2011. If you wanna know more about us, just click this. Dan jika kamu berdomisili di Jatinangor, kamu bisa datang ke event Komunitas 3 Jam, dimana kamu ga akan sekedar nonton, tetapi juga mendapatkan ilmu dan nilai-nilai dari film yang akan dibahas saat itu. Gratis! Libellés : college, event, friend, people 0 comment(s)
Post a comment
A Bunch Of Love Today
![]() Hari ini mungkin hari yang sudah ditunggu-tunggu oleh pasangan yang ada di seluruh dunia dan juga beberapa manusia-manusia yang ingin menyatakan cintanya. Valentine adalah sebuah simbol dan untuk merayakannya atau tidak merupakan hak dari masing-masing orang tersebut. Sebelumnya, di hari yang notabene merupakan hari yang penuh dengan kasih sayang (meskipun sebenarnya tidak ada bedanya dengan hari-hari lainnya bagi saya), saya ingin mengucapkan rasa sayang, cinta dan terimakasih saya kepada orang-orang yang sudah banyak ataupun sedikit berjasa di dalam hidup saya, ataupun sekedar numpang lewat hehe. The Lord, Allah SWT, yang telah memberikan saya kesempatan untuk mengecap kehidupan di dunia yang sebentar ini. Yang telah memberikan saya orang-orang yang selalu bisa membuat saya tersenyum. Mama & Ayah, tanpa mereka saya tidak akan ada di dunia ini. Karena ada cinta dari mereka, lahirlah saya. Selain memberikan cinta kepada satu sama lain, mereka juga memberikan cintanya kepada saya. Adik saya, yang selalu menjadi korban kejahilan saya. Biarpun kita suka berantem dan kejar-kejaran keliling rumah, setiap saya kembali ke Jatinangor, hal tersebut yang paling saya kangenin dari rumah. Saya kangen ada yang loncat-loncat di kasur saya sambil teriak-teriak berisik ketika saya sedang tidur. Saya kangen bertanding PS sambil teriak-teriak heboh. Sevira Ryalita Primadany dan Anna Kautsaria Putri, sahabat pertama saya sejak kelas 3 SD dan sekaligus tetangga rumah. Kita suka saling bercerita ketika kita sedang sedih maupun senang. Setiap saya main ke rumah mereka, saya selalu tidak pernah mau pulang, saking senangnya. Eka Kusuma Reny dan Dhyani Chitta Mayasari, sahabat saya sejak kelas 5 SD hingga SMP. Mereka memang teman yang sangat pas untuk diajak melucu, karena memang mereka sangat kocak. Jadi teringat, ketika kita bertiga suka pada satu orang yang sama dan itu bodoh sekali. Rockstars, the best friends ever. Kita sudah bersahabat hampir enam tahun, dan kita semua berasal dari sekolah yang berbeda-beda. Mereka tahu luar dalam saya, segala masalah pasti saya bercerita pada mereka. Sekarang kita sudah terpencar-pencar karena kuliah, namun jarak tetap tidak membuat kita semua jauh. Class C Kuncup Melati. A-10 dan B-4 TK Yayasan Pupuk Kaltim. I-D, II-C, III-A, IV-D, V-B, VI-C SD Yayasan Pupuk Kaltim. VII-H, VIII-C, IX-F SMP Yayasan Pupuk Kaltim. X-D International Class, XI IPA 1, XII IPA 3 SMA Negeri 1 Bontang. HI Unpad 2009. Yang menjadi partner saya di dalam mengerjakan tugas & ujian :p Heny Octaviani, Nadya Aprilia, Nurul Fadilla Sukran, Pretty Prihati dan Rizma Rosellini yang menjadi sahabat-sahabat tergila saya di Jatinangor. Setiap hari saya di Jatinangor menghabiskan waktu bersama mereka. Fluffy, Britney, Barney, binatang peliharaan saya yang telah menjadi bagian dari kehidupan saya dan tempat saya curhat ketika sedang galau :p My blog's readers, terimakasih telah berani membuka blog ini dan tertarik ke dalam labirin mimpi saya. This amazing universe, for letting me dreaming high! So, HAPPY VALENTINE, readers! Spread the love, not only to your boyfriend/girlfriend (if you had), but also your family, friends, pets and the mother earth. Big love, big kiss, big hug! Quotes of the day: Nothing you can make that can't be made. No one you can save that can't be saved. Nothing you can do but you can learn how to be you in time. All you need is love. -The Beatles - All You Need Is Love ![]() Libellés : love, people, valday 0 comment(s)
Post a comment
They're (Not) Born That Way
Mengapa ada orang yang mengalami kelainan orientasi seksual? Mengapa ada lesbian dan gay di dunia ini? Apakah yang membuat mereka berlaku seperti itu? Apakah mereka benar-benar ingin menjadi seseorang yang termasuk ke dalam gay dan lesbian? Ataukah ada dorongan lain? Pertanyaan-pertanyaan tersebut satu per satu muncul di dalam pikiran saya, setelah melihat sebuah peristiwa yang cukup langka dan jarang saya lihat. Sepulang dari Bandung sore tadi, saya dan seorang teman yang bernama Heny, makan di sebuah cafe di Jatinangor. Ketika sedang asyik tertawa-tawa sambil menonton bola yang disiarkan di cafe tersebut, masuklah dua orang wanita. Yang satu penampilannya agak tomboy dan yang satu lagi sangat girlie. Awalnya tidak ada yang aneh dengan mereka. Mereka hanya duduk dan mengobrol, sama seperti yang dilakukan orang-orang lain di dalam cafe tersebut. Tetapi, entah mengapa ketika saya melihat mereka, saya berpikir bahwa mereka lebih dari sekedar teman biasa. Suasana mulai agak sedikit "hot" ketika si wanita feminin ini bersandar di bahu si wanita tomboy. Mereka berpeluk-pelukan, berpegangan tangan, bersuap-suapan dan yang paling ekstrim adalah, mereka saling berciuman. FYI, kondisi di cafe tersebut sore tadi sedang lumayan ramai, dengan mahasiswa-mahasiswi tentunya yang makan sekaligus numpang wifi-an. Seisi cafe tersebut pun curi-curi pandang untuk melihat pasangan tersebut. Ada yang memasang muka jutek, ada yang meringis-meringis menahan tawa, ada yang berbisik-bisik dan ada pula yang bergidik. Menurut saya pribadi berdasarkan buku-buku yang saya baca dan juga cerita teman-teman saya yang mengalami kelainan orientasi seksual, adanya gay dan lesbian itu disebabkan karena mungkin si pelaku pernah mengalami trauma dengan lawan jenisnya sehingga dia pun takut jika memiliki sebuah hubungan dengan lawan jenis, maka mereka pun memilih sesama jenis. Ada juga yang disebabkan oleh faktor keluarga. Teman saya ini berasal dari keluarga yang broken home. Ayahnya sering meninggalkan dia dan tidak memberikannya kasih sayang. Sehingga dia menjadi gay, karena ingin mencari sosok seorang ayah dari pasangannya. Yah, namanya juga perasaan, tidak akan mungkin bisa dipaksakan. Pasti tidak akan enak kan rasanya jika kita dipaksa menyukai si A, padahal sejujur-jujurnya kita suka dengan si B. Begitu pula kaum gay dan lesbian. Harus diawali dengan kesadaran mereka sendiri untuk berhenti menyukai sesama jenis. Tetapi yang membuat saya miris melihat kejadian sore tadi adalah, tidak perlu juga lah melakukan PDA (public display affection), karena tidak semua orang di sini berlapang dada menerima segala perbedaan yang ada. Perbedaan yang bersifat prinsipil saja terkadang masih ada oknum-oknum yang menjadi provokator, apalagi perbedaan yang bersifat orientasi seksual yang jelas-jelas masih ilegal di Indonesia. I think they ought to be treated equally. Namun, semuanya ada tempatnya masing-masing, karena ini di Indonesia, negara yang masih sarat akan adat ketimuran. ![]() Libellés : people, problems, question 0 comment(s)
Post a comment
A Coincidence Or A Providence?
Pertanyaan tersebut muncul di benak gue, ketika gue sedang chatting bersama seorang teman. Dia berkata "gue pernah ketika naik kereta menuju ke Bandung, terus bertemu dengan si X. Gue ngobrol-ngobrol sama dia." WTF?! Gue pun menjawab, "si X kan senior gue." Padahal, gue pun mengenal temen gue yang itu secara kebetulan dan ga disengaja. Bumi memang besar ukurannya, tapi seakan-akan kecil sekali. Bayangkan saja, gue sudah move ke Bandung, errr Jatinangor I mean, suatu tempat antah-berantah yang bahkan gue ga kenal. Dan ujung-ujungnya ketemu lagi dengan orang yang berhubungan dengan masa lalu kita, entah dia temennya saudara, atau saudaranya temen, atau temennya mantannya temen kita, dll. Awalnya gue selalu bertanya, apakah hal ini selalu dialami oleh gue? Tapi ternyata salah, orang-orang pun ga asing dengan hal ini. Yah, biasanya gue menyebut fenomena ini sebagai the circle of people. ![]() Hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain terasa seperti saling menyambung dan membentuk sebuah lingkaran. Jelas, sebagai suatu fenomena, pasti punya sisi positif dan negatif. Sisi positifnya mungkin, dengan adanya fenomena the circle of people ini akan semakin menambah relasi kita dengan orang-orang. Dari yang awalnya gue di sini ga kenal siapa-siapa, akhirnya tertolong juga karena ada orang-orang yang masuk di dalam the circle of people gue. Sisi negatifnya mungkin, bagi orang-orang yang suka stuck in the past, jelas hal itu akan membuat mereka semakin terkungkung di dalam masa lalu mereka. Misalnya, mereka bertemu dengan temennya mantan mereka, nah mau ga mau mereka akan jadi kepikiran lagi kan sama masa lalunya. Anyway, apakah fenomena the circle of people ini merupakan sebuah kebetulan? Ataukah memang kejadian seseorang bertemu dan diketemukan itu memang sudah digariskan oleh Tuhan? ![]() Libellés : mind, people, question 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 26 - What kind of person attracts youHonestly, gue bukan typical orang yang selalu menilai seseorang hanya dari appearancenya saja. Nop! It's not enough. Gue bukan orang yang suka memilih-milih temen, tapi gue selalu bisa membedakan yang mana yang bisa gue jadiin temen, sahabat atau pacar (okay, I'm normal still even gue masih single, so membicarakan tentang hal pacar-mempacar bukan hal yang tabu kan :p). Gue selalu mendahulukan attitude seseorang, karena bagi gue fisik adalah hal yang ke sekian-sekian. Secara attitude, gue selalu attracted dengan seseorang yang humorous. I mean, humorous ya not "humorous". Humorous bagi gue adalah orang yang selalu bisa mencairkan suasana dimanapun dia berada. Entah dengan kelakuannya ataupun perkataannya. Jadi, humorous bukan berarti menggaring loh ya. Seperti kata seorang temen yang gue kutip, if you could make a girl laughs, you win! Lalu, entah kenapa gue sangat tertarik dengan orang yang smart. Smart bukan berarti harus pintar di bidang akademik, punya IPK yang tinggi, dapet beasiswa, dll. Smart bagi gue adalah jika seseorang tersebut memiliki wawasan yang luas. Jadi, kalo diajak ngobrol ga zonk. Gue melihat bahwa dua faktor di atas lah yang membuat seseorang terlihat menarik (di mata gue), karena perspektif masing-masing orang berbeda-beda. Trust me, meskipun seseorang memiliki kekurangan di appearance atau fisik mungkin (just like me), seseorang akan bisa terlihat "wah" dan menarik jika selalu memancarkan senyum di wajahnya dan asik diajak ngobrol. Percuma jika appearance yang diutamain tapi dari dalam dirinya sendiri nol, alias kurang "berisi". Appearance ga akan terus selamanya menempel di diri seseorang karena lama kelamaan akan habis juga dimakan waktu, tetapi humorous & knowledge? Ga semua orang memilikinya :) Libellés : 30dayschallenges, life, mind, people 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 15 - 3 people in your life right now who mean the most1. Family I can't be me, without you. So, I love you :* 2. Rockstars You're all my the best friend I've ever had. You're just like the other part of me. 3. HI Unpad 2009 ![]() We're one! We're big! Our tagline is "Cepet lulus, cepet kerja, cepet kawin". Libellés : 30dayschallenges, life, necessary, people 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 10 – Someone who came into your life unexpected and made an impact1. Meilinda A.M. Okay, kenal dengan dia bisa dibilang suatu kesalahan dalam hidup gue. Dia typical slutty girl yang suka tebar pesona ke laki-laki. Dulu gue selalu diajakin main melulu, ngegaul mulu dan dia berusaha mencuci otak gue dengan memasukkan paradigma "Boys first, study second". Tapi ga selamanya gue dapat pengaruh buruk dari dia. Karena dialah gue bisa kenal Tiara dan sahabatan sampe sekarang. Karena dia gue jadi kenal Wenita. Karena dia gue pernah berpacaran dengan Rafel. Karena dia, Tiara pernah berantem dengannya di WC SMP YPK. Karena dia gue pernah kena hukuman ga boleh keluar rumah selama semingu. LOL that was sooo junior high school! Dia dimana sekarang gue udah gatau lagi. Denger-denger dia udah nikah, entah gue gatau sama siapa. Okay, I'll pray the best for you. 2. A.Y. Gue kenal dia dari mantan gue yang tadi sempet gue sebut. Dulu ketika SMP mereka memang sahabat. Kita pun sering kontak-kontakkan, walaupun gue udah putus sama si mantan gue tetapi kita ga lose contact. Dari hubungan yang sekedar lucu-lucuan sebagai temen, lama-lama gue ada perasaan. Akhirnya, udah 5 tahun loh gue memendam rasa sama dia. Banyak peristiwa yang gue alami, mulai dari dia yang berganti-ganti pacar, dia yang ngegantungin gue, dll. Banyak perubahan yang gue rasakan gara-gara kenal gue. Gue jadi lebih mellow, gue bisa mempertahankan perasaan itu selama 5 tahun, gue bisa belajar mengerti seseorang, dll. 3. Ben Rahadi Hello stranger! Gue kenal sama si Ben ketika iseng-iseng malam itu gue main di MIRC. Entahlah itu suatu kebetulan ataukah takdir, dia ngechat gue gara-gara nick gue "Karen_O" nama vokalis dari Yeah Yeah Yeahs. Awalnya gue kira dia sama aja kayak orang-orang lainnya di MIRC. Mereka semua fake. Tapi tidak dengan dia. Dia jujur, pinter, lucu dan kritis. FYI, seumur-umur gue main di MIRC, gue baru nemuin satu makhluk penghuni ITB loh yang juga main di situ yaitu lo. Dari dia gue belajar lebih dalam tentang hidup, tentang manusia, tentang buku, tentang musik, dan semua tentang-tentang lainnya. Libellés : 30dayschallenges, friends, mind, people 0 comment(s)
Post a comment
|