ep·i·gram·ma [n] 1. Any witty, ingenious, or pointed saying tersely expressed. 2. A brief, interesting, memorable, and sometimes surprising or satirical statement. |
And I wish I still Had Simple Little Innocent Thoughts
When I was a kid I had my whole life planned ahead of me. I wanted to be a doctor, an astronaut, a rockstar or a superhero. I wasn’t going to let obstacles stop me from what I wanted to be. I planned on having a lovely husband, being successful, and living a great life. I used to think that if I wanna achieve that it would be so easy. Then, a few years later, I feel it's harder than I thought it would be.![]() I miss being a little girl who had no worries & no stress. I miss being a little girl that no one cared how I dressed and I could be myself. When did the people out there turn so judgmental? I miss being a kid when the simplicity of life was wonderful. I didn’t have to worry about handing in assignments. I could live life freely. It was hard for me to make mistakes under the watchful eyes of our parents and they were there to guide me every step of the way and pick me up if I fall. Now, I face my life’s challenges more independently. It’s a tough world out there. The world is more gentle when I'm new to it. ![]() Libellés : happy, little girl, memory, wish 0 comment(s)
Post a comment
My 2010 Caleidoscope
January:- Merayakan tahun baru 2010 di Dago Atas bersama Fasa, Khoi, Yoga, Agung, Angga dan Fadil. Sebenernya ini adalah acara taun baru yang sangat dadakan. Karena kita bertujuh adalah sekumpulan manusia yang ga ada plan sama sekali buat new year eve, akhirnya kita pun nekat ke rumah Khoi di Dago Atas dan ber-BBQ di sana. This is great, biarpun kita cuma bertujuh. Karena lokasi rumahnya yang ada di atas, kita bisa melihat citylight Bandung dan juga fireworks yang banyak banget. Cool! - Trip ke Bali dadakan bersama Cika. Daaaan yang sedikit mengejutkan, mantan gue si Garry nyusulin kita berdua kesana. Okay, it means nothing loh. We're friends. Dua minggu gue habiskan dengan berlibur di Bali. Mengejar sunset dan stargazing di Kuta Beach bersama Garry ketika Cika sedang bertemu dengan teman-temannya, maklum Cika memang berasal dari Bali. Jalan-jalan ke Blue Point Beach bersama Cika, Bia, Bayu dan Bagas yang keren banget dan belum banyak orang yang tau. Jalan-jalan Dreamland Beach bawa mobil sendirian dan nyasar-nyasar. Jalan-jalan ke rumah nenek Cika di Kintamani, dan guess what, mobil kita mogok di tengah tanjakan, oh crap! Shopping di sepanjang Oberoii, dll. See you soon, Bali! February: - Gue akhirnya harus terbaring lemah di RS Santo Borromeus, Bandung, karena gue terserang typhus. Lagi dan lagi. Yaaah, mungkin memang gue sedang kecapekan karena terlalu memforsir badan gue dan juga gue makan ga teratur. Alhasil gue harus makan bubur selama dua minggu. Beruntung gue punya temen-temen yang baik banget dan selalu ngingetin gue untuk jaga makanan dan minum obat. I love youuu! - Yeaaaayyyy, Porang HI Unpad 2009 "SIESTA" selesai dan berjalan dengan sangat sukses. Salut untuk semua panitia, peserta dan semua yang sudah berkontribusi untuk acara ini. Biarpun awalnya banyak sekali tantangan, namun akhirnya bisa berjalan mulus juga. Congratulations, my beloved HI-o-nine :* March: - Untuk pertama kalinya sejak gue tinggal di Jatinangor, gue pergi ke Dago Tea House. Bukan karena iseng atau apa, tapi gue datang ke acara Soundlicious. Waaah rame sekali loh acaranya. Gue bela-belain datang ke acara ini demi menonton band favorit gue, The Trees and The Wild. Walaupun hujan, tetep ga mengurangi semangat gue buat nonton. Selain ada The Trees and The Wild, ada juga performance dari Adhitia Sofyan, Endah & Rhesa, Mocca dan White Shoes and The Couple Company. Gwwrrreeat! April: - Gue berkenalan dengan seorang senior gue di HI Unpad, gara-gara dikenalin oleh temen gue yang juga temen gue. Namanya adalah Pindonta Sembiring Brahmana. Dia baik, lucu dan juga seorang fotografer. Gue suka bertanya-tanya sama dia soal tips & trik fotografi. Dari dialah juga passion gue akan Rusia, bahasa dan kebudayaannya makin besar. Karena dia pernah bersekolah di Moscow, dia suka menceritakan kepada gue gimana hidup di sana. Seru sekali sepertinya. Someday gue harus kesana! - Yeaaayyy!! Backpackeran ke Pantai Batu Karas bersama Heny, Nadya, Uni, Natya, Aji, Reza, Iqbal dan Awan. Pantainya keren dan masih bersih, soalnya masih jarang orang yang kesana. I have to go there again soon! - Happy birthday to me!!! Yipiii! Terimakasih atas surprisenya yang sangat so sweet sekali ya sahabat-sahabatku tersayang. Terimakasih juga atas Russian birthday greetings di tepat jam 12 malam yang lo kasih ke gue. Terimakasih buat segala greetings via facebook, twitter, sms dan telfon. Sangat ga memungkinkan bagi gue untuk membalas satu per satu. Tapi, terimakasih banyak! Anyway, I was turned 19 years old this year. Tapi kadang gue suka ga nyadar umur dan menyebutkan kalo umur gue masih 18 tahun. Entah kenapa tapi itu bener-bener ga gue sengaja. Yaaah, kecenderungan untuk tidak ingin menjadi tua mungkin :p May: - Tiap hari gue mesti bolak balik Bandung Jatinangor buat ngurusin segala hal yang berurusan dengan publikasi Makrab HI Unpad 2009 "Fireflies". Suasana semua serba hectic dan ribet dan susah dan capek segala macem. As usual, faktor "U" menjadi masalah yang paling krusial di dalam acara ini. - Tadaaaaa!! Di tanggal 15, akhirnya selesai juga beban kita dalam menyelesaikan acara Makrab ini. Makrab diadakan di ballroom Hotel Bumi Asih. Yang paling bikin rame sih pas pom pom boys HI-o-nine nampil. Langsung rame banget! Daaaannn, you know what, acara makrab kita surplus loh hehehe. Karena gue admin dari group fb Fireflies, sepulangnya dari sana gue membaca semua komen yang diberikan oleh senior-senior dan dosen. Kata mereka makrabnya bagus banget. Gue jadi terharu, seenggaknya kerja keras kita selama tiga bulan ini ga sia-sia. - Gue, Heny dan Nadya berkesempatan datang ke festival kebudayaan Jepang. Seruuuuu banget! Di sana banyak sekali stand-stand yang berisi makanan khas Jepang, mulai dari sushi, takoyaki, taiyaki, dll. Sampe-sampe gue tergiur dan menghabiskan duit gue hanya untuk beli cemilan. Selain itu, dijual juga aksesoris khas Jepang, ga lupa gue membelikan oleh-oleh buat adek gue, yaitu jam dan kipas. Setelah itu, kita bertiga foto ala gadis Jepang dengan memakai kimono dan juga berfoto di Washitsu. Gue sangat senang dapat kesempatan untuk dateng. June: - Yeaaaaayyyy The Trees and The Wild had their gig at Jatinangor again. Tepatnya di acara Soundversity "In Music We Trust". Okay, gue akuin gue memang groupies dari The Trees and The Wild, jika ada gig yang ada mereka di dalam line up artistnya, gue pasti datang. Selain itu juga, ada Deu Galih. The Trees and The Wild dan Deu Galih memiliki beberapa kesamaan, yaitu mereka sama-sama mengusung genre folk di dalam musiknya. Daaaann mau tau apa yang paling shock, hanya merekalah yang merupakan band folk yang bermain di dalam acara tersebut, selebihnya adalah band reggae. Sehingga ketika dua band tersebut bermain, banyak sekali teriakan dari para pendengar reggae di situ. Gue pun sempet kena sambit botol aqua yang dilempar oleh oknum ga bertanggung jawab. Gue sedikit menyesalkan, kenapa mereka ga bisa menghargai orang yang ingin menikmati sesuatu. Toh kita juga ga mengganggu mereka. Sesudah The Trees and The Wild main, kita pun langsung pulang dan menuju ke Che.co. Guess what, pas kita makan ternyata The Trees and The Wild juga makan di situ. Oh my Goooodddnessss!!! Speechless banget. Iga Massardi was so damn cute, selain karena permainan gitarnya yang juga oke banget. Iseng-iseng kita minta foto bareng mereka, karena jarang-jarang kan bisa bertemu mereka. Hehehe :D - Yeaaay, Pekan Raya Jakarta 2010! FYI, seumur-umur gue ga pernah loh ke PRJ, hanya sekali ini saja. Soalnya gue tiap liburan ke Jakarta pasti momennya ga pas sama PRJ. Isinya sih yaa kurang lebih mirip-mirip sama Expo PKT di Koperasi atau Bazaar FPLB di Town Center. July: - Kedatangan tamu istimewa dari Jogja, Malang dan Surabaya. Yeah, Pipin, Risna, Ruri dan Tiara akan menghabiskan liburan di Bandung bareng gue dan Weni. I just realized that I really really miss you, guys :( - Pertama kalinya gue ke Batu Night Spectacular di Malang. Hmm... I think it's great to have a lampion garden on the top of the hill. Kalo malem-malem dingin-dingin sambil ngeteh terus duduk di lampion gardennya sambil ngeliatin citylight pasti asik banget. Cuma sayang, gue kesana ga bawa SLR gue jadi yaaah foto-fotonya pun terbatas. - Ibu gue memutuskan untuk pindah ke Surabaya karena adek gue kedua-duanya pindah sekolah ke sana. Selain itu, ada juga permasalahan di dalam keluarga gue yang menyebabkan ibu gue pindah ke sana. For God sake, hal tersebut membuat gue bingung, karena gue akan lebih susah untuk berkumpul dengan keluarga gue dan mesti menentukan prioritas yang mana yang akan gue kunjungi terlebih dulu. Yah, mungkin hal itu adalah keputusan bersama dan merupakan hal yang terbaik bagi mereka. Gue cuma bisa berdoa berharap yang terbaik untuk keluarga gue. August: - It was Ramadhan, babyyyy! So, gue akan menghabiskan liburan gue di Bontang. Kebetulan ibu dan adek-adek gue juga akan ke Bontang. Termasuk sahabat-sahabat gue. Yeaay, it was the happiest holiday ever. - I've passed the selection of Harvard National Model United Nations 2011 yang akan diselenggarakan di Boston, US. Dengan melewati berbagai rintangan dan halangan dan efek kantuk yang mendera akibat semalam suntuk membuat curriculum vitae dan motivation letter dan juga sejumlah pertanyaan mematikan, gue pun sujud syukur ketika melihat nama gue terpampang di page HNMUN. Namun, ketika seleksi finalnya, entah ini efek gue kebanyakan tidur atau memang guenya yang bodoh sebodoh-bodohnya orang, gue lupa banget kalo hari itu seleksinya. Ketika ratusan orang berlomba-lomba untuk lolos seleksi HNMUN, gue malah dengan bodohnya membuang kesempatan emas yang sudah gue dapatkan dengan susah payah. Sungguh pathetic! September: - Eid Mubarak! Untuk pertama kalinyaaaa, gue merayakan Idul Fitri bersama keluarga gue dan juga sahabat-sahabat gue. Lengkap! Seneng?? Pastinya! Gue dan temen-temen pun melakukan rutinitas kita dulu lagi, adu DDR di Ramayana, lunch di Bon, makan pempek HOP 1, gitaran di teras rumah Weni, main petasan tokai di depan rumah Weni dan bukannya takbiran hehehe :p October: - Gue sangat disibukkan oleh assignment, paper, uts, artikel dan segala macam teman-temannya. Sehari gue bisa sampe mengerjakan 4 tugas. Maka, bagi gue bulan Oktober 2010 adalah bulan mata panda bagi gue. Why? Karena mata terus-terusan melek buat ngerjain tugas, kurang istirahat dan juga begadang semalam suntuk yang mengakibatkan konsumsi snacks yang berlebihan. Sehingga di bulan ini gue semakin menggendut seperti panda dan munculnya kantung mata yang berwarna hitam. Panda is cute, but I'm not. November: - Bulan ini adalah bulan dimana gue mengerahkan seluruh tenaga gue untuk menjual tiket Symphonesia 2010. Maklum gue adalah divisi ticketing. Awalnya tampak mudah menjual tiket, tapiii pada implementasi pada kehidupan realnya, jualan itu sangat susah. Khususnya jualan tiket. Kita harus siap dimaki-maki pelanggan, mesti siap bolak-balik anter pesanan tiket, mesti teliti, mesti siap-siap nombok kalo penjualan tiket kita ada yang miss, dll. Makanya gue salut banget sama Teh Astri, Teh Tya dan Kang Tanto yang sudah menjadi ticketing selama tiga tahun berturut-turut. Gue menyimpulkan, kalau mau jualan tiket kita harus memiliki muka yang tebal, hati yang kebal dan pantat yang membal. - Yeaay I've passed the selection of Nanyang Technological University Model United Nations 2011. See you soon at Singapore on Feb 18th! December: - Symphonesia sukses!!! Berbagai macam halang rintangan pun bisa kita lewati. Tanggapan masyarakat akan event ini juga sangat positif. Pssttt.. Symphonesia jadi acara satu-satunya yang diadakan oleh sebuah jurusan dan berskala internasional. Semangat 2009 untuk Symphonesia tahun depan! - Pertama kalinya gue ke Bogor. Yah silahkan boleh tertawa kok, gue emang baru pertama kali. Soalnya gue mentok-mentoknya cuma sampe Cibubur, ga pernah sampe Bogor. Gue, Heny dan Uni bermodal nekat naik transpakuan untuk sampe ke rumah Resty yang jaraknya jauh dari pusat kota. Guess what, hp kita bertiga mati karena kehabisan batre. Untung aja pas bis itu lewat Resty ngeliat kacamata frame hitam andalan gue sehingga dia mengikuti kita. Thank you tyyyy, you saved us! Libellés : 2010, flashback, memory 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 28 - Something that you missDi antara 30 pertanyaan yang ada di 30 days challenges ini, I think pertanyaan inilah yang sangat mewakili perasaan hati gue. Why? Karena gue sedang homesick. Bisa dibilang gue sudah terdampar di Jatinangor selama hampir dua tahun, dan gue menjejakkan kaki ke Bontang hanya satu tahun sekali. Bisa dibayangkan kan betapa merananya hidup gue. Gue terkadang iri dengan teman-teman gue yang rumahnya ga berada jauh dari Jatinangor, misalnya Jakarta. Seenggaknya, jika ada waktu luang mereka bisa mengisi waktunya dengan kembali ke rumah. Dan mereka pun tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk sampai ke rumah mereka. Lain halnya dengan gue, jika ada waktu luang gue harus memeras otak memikirkan mau pulang ke rumah atau tidak, karena biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Apalagi ayah dan ibu gue tinggal terpisah dan sangat jauh sekali jaraknya. Jadi gue harus berpintar-pintar mengatur skala prioritas. Okay, back to the topic. The thing that I really miss, right now adalah Bontang. A small town with tons of fun. Hmm.. Bahkan banyak orang yang ngga tau dimana itu Bontang. Yeah, Bontang memang kota kecil, but don't ever under-estimate the power of a little thing. Bahasa pepatahnya sih "kecil kecil cabe rawit, pedas menggigit". Sisi positif dari Bontang adalah, first, Bontang merupakan kota yang sangat bersih dan teratur. Di sini, lo ga akan bisa nemuin yang namanya traffic jam dan sampah yang berserakan dimana-mana. Thanks to bapak dan ibu pasukan kuning yang selalu patroli ngangkutin sampah keliling Bontang setiap hari. Penataan kotanya juga teratur. Ga heran kalo Bontang sudah dua tahun berturut-turut mendapatkan piala Adipura. Second, fasilitas masyarakat adalah yang nomor satu. Sekolah di Bontang ga kalah sama sekolah-sekolah yang ada di kota-kota besar. Mau fitness, sauna, renang, silahkan dipuas-puasin karena gratis. Sekolah negeri pun disana gratis dan ga bayar sama sekali. Third, Bontang memiliki APBD yang tertinggi loh di Indonesia. Tingkat gajinya juga tertinggi kedua di Indonesia setelah Papua. Fourth, Bontang itu kaya banget. Segala macam sumber daya ada di sini, kecuali pertanian yaa. Sisi negatif dari Bontang adalah, first, Bontang minim sarana hiburan. Yeaah call them bioskop, pusat perbelanjaan, dll. Karena mungkin Bontang adalah kota industri jadinya masalah hiburan agak dianaktirikan. Second, tiket pesawat ke Bontang mahal. Dari Jakarta, kita harus transit dulu ke Balikpapan lalu dilanjutkan dengan pesawat khusus yang ke Bontang. Pesawat perusahaan sih, makanya sistemnya potong gaji. Kalo lagi musim liburan dan ga kebagian pesawat yaa siap-siapin mental aja mesti naik mobil atau bus ke Bontang 7 jam perjalanan dengan jalan yang udah kayak roller coaster. Tapi gatau kenapa gue selalu suka dengan bunyi pesawat kecil ini, meskipun kadang suka horor kalo pas take off. Kayak ada ketertarikan khusus antara telinga gue dan suara pesawat kecil yang berisik itu. Third, Bontang panas banget! Yeahh maklum aja lah yaa, namanya juga daerah Kalimantan deket Khatulistiwa, lalu deket pantai dan di bawahnya ada minyak. Gimana ga berasa kepanggang tuh hehehe. Andai aja Jatinangor - Bontang jaraknya ga sejauh ini, kalo bisa dan ada duit gue bakalan bolak balik ke sana terus kali ya. Gue lahir dan besar di sana, jadi seakan ikatan batin gue dengan Bontang sangat kuat. Kota besar emang lebih menarik dari segi hiburan, tapi entah kenapa gue selalu ga pernah bosan kembali ke Bontang. Mungkin karena kenangan-kenangan gue yang ada di sana? Atau karena hal lain? Entahlah, gue ga peduli. I just wanna say that I really miss you, Bontang! ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Libellés : 30dayschallenges, bontang, hometown, life, memory 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 25 – A photo you took![]() This is a photo of a lighthouse and a boat in Beras Basah Island, Bontang, East Borneo. I took this photo on July, 9th 2008. My friend, Raaras, would move to Jakarta to continue her high school there. So she held a farewell party in Beras Basah. By looking at this picture, I realize that I really miss the high school time, my hometown, family & BFF :( Libellés : 30dayschallenges, beach, beras basah, farewell party, friends, holiday, memory, sad 0 comment(s)
Post a comment
The Santa Comes To The Town. Ho.. Ho.. Ho..
![]() Have a berry Christmas, you guys! I don't know why, I really love the atmosphere of Christmas. I just remember when I was a kid, my uncle and neighbors would invite me to their house and gave me Christmas gifts. LOL! Once again, Merry Christmas too for my beloved family and my besties, which are celebrating Christmas. May God always bless you all. And happy holidays in a row! Libellés : christmas, family, friends, holiday, memory 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 11- Another picture of you and your friends![]() ![]() ![]() Libellés : 30dayschallenges, college, friends, memory, picture, school 0 comment(s)
Post a comment
Am I Cuteeeee????? LOL
I just found a lot of old photos in my laptop. I miss the old me, with a long hair and (maybe) a cute-childish smile. LOL![]() ![]() ![]() Dulu gue berpikir, wanita yang berumur twenty-something itu identik dengan rambut dihighlight, make up tebal, kemeja satin dan high heels. But no! Hey, I'm almost twenty loh, dan pandangan gue mengenai twenty-something itu salah. Ini adalah faktanya: - Gue hampir berumur 20 tahun tapi gue lebih nyaman memakai flat shoes lucu daripada memakai killer heels yang menyiksa kaki gue. Mungkin hanya di moment-moment tertentu aja. - Make up favorit gue sampai sekarang hanyalah MAC eyeliner gue! Paling banter gue hanging-out make eyeliner, bedak dan lipgloss berwarna terakota yang hampir ga kentara. - Gue lebih nyaman pake jins dan kaos daripada dress. - Rambut gue ga dihiglight! LOL Namun, pastinya ada perubahan yang gue alami dari gue SMA dan masuk kuliah. Gue semakin gendut karena di sini hawanya dingin banget jadi gue ga bisa mengontrol makanan. Muka gue terlihat semakin tua. I mean, bukan kerut-kerut di muka loh yaa, tetapi entah kenapa ketika gue SMA jika gue berfoto dengan pose-pose sok imut ala SMA, masih good-looking dan ga terlihat awful. Tetapi, sekarang gue pernah mencoba berfoto ala anak SMA dan gue seperti tante-tante yang mencoba terlihat funky. LOL LOL that's terrible! Libellés : about me, memory, truth 0 comment(s)
Post a comment
30 Days Challenges
Day 08 - A moment you felt the most satisfied with your lifeIf you asked me about it, maybe I'll say that "I'm not satisfied yet". Why? Because if I felt satisfied, I'll stuck at that moment and never go ahead. In fact, a-good-human-being has to go ahead till she reaches the maximum limit of her ability. If I felt satisfied, I'll be a person that surrender to reality and think that I have received the most satisfying thing. And I'll never try to find a better thing. I think it's a part of human nature if I never feel satisfied. As a normal person, I also have a greatest moment. I think when I graduated from high school with a high score then accepted at a state university through the most difficult and least expensive entrance test. The test that the participants are all people in Indonesia and it held at the same time. Then, when I saw my name listed in the newspaper, announcement of SNMPTN, Prilly Aprilia - S1 - HI Unpad. I think it's the best by far. So, don't ever feel satisfied with your life now. Try to do something better, because anything can be the best if you tried. Don't ever stop, just go ahead! Libellés : 30dayschallenges, life, memory, mind 0 comment(s)
Post a comment
Remembering Sunday
Malam ini belum terlalu larut ketika saya pergi ke supermarket di depan kosan untuk membeli cereal yang kebetulan sudah habis. Baru saja saya memasuki pelataran parkirnya ketika saya melihat sebuah kendaraan yang sangat familiar. Ya, saya sangat mengingatnya ketika kamu memboncengi saya ketika malam itu, sambil melihat bintang yang sangat banyak di langit Jatinangor, tidak seperti biasanya yang hanya muncul satu atau dua saja.Flashback... Tengah malam itu tanggal 19 Mei 2010, saya dan kamu masih belum tidur karena kita sedang asik mengobrol via YM dan mengobrol soal pertandingan Barcelona vs Inter Milan yang saat itu sedang berlangsung. Tiba-tiba langsung terbersit ide gila di dalam benak saya. Gimana kalo kita taruhan, dan kamu pun menyanggupinya. Saya menjagokan Inter dan kamu menjagokan klub kesayanganmu, Barcelona. Pertama-tama, saya khawatir akan hasilnya nanti. Dan ternyata, Inter menang saya pun menang taruhan. Sebagai hadiahnya, sesuai kesepakatan, yang kalah harus mentraktir yang menang makan. Setelah pertandingan berakhir, kita tidak langsung tidur, namun malah bercerita seram sampai saya dan kamu ketakutan. Tidak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat hingga waktu sudah menunjukkan pukul 8 pagi, saya pun ingin tidur karena ada kuliah siang. Suatu malam yang dingin sehabis hujan tanggal 29 Mei 2010, tiba-tiba kita sepakat untuk saling mentraktir malam itu. Saya pun bertanya kepadamu, apa kamu ingin makan sushi? Katamu kamu ngidam sushi dari kemarin-kemarin. Akhirnya dengan kegirangan seperti anak kecil yang diberikan permen, kamu mengiyakan sushi. Oke, jam setengah 8 kita ketemu di Jatos. Saya pun mengambil sweater garis-garis kesayangan saya dan celana jins pendek. Sesampainya di Jatos, kamu sudah menunggu di sana dengan jaket favoritmu, bersender di tiang lobi sambil merokok. Lalu kamu menghampiri dan menyapa saya dengan suaramu yang berat dan serak. Saya pun tersenyum. Kita pun berjalan, menuju ke J2J Sushi Bar. Kamu memesan California Roll dan saya lupa sama pesanan saya hehe. Selagi menunggu, saya meminjam iPhonemu untuk bermain monopoli, dan kamu dengan muka lucu mengajari saya bagaimana cara memainkannya. Lalu, obrolan demi obrolan telah kita lewati, mulai dari sakit kambuhan yang kamu derita, ceritamu ketika tinggal di Moscow, cerita tentang keluargamu, cerita tentang teman-temanmu. Dari caramu menceritakannya, kamu sangat menarik. Tiba-tiba ada teman sekelas saya yang juga ingin makan disitu, Anind, Gege dan satu lagi saya tidak tahu itu siapa. Terkejut melihat siapa yang sedang bersama saya saat itu, sontak naluri kejahilan mereka keluar. Mereka mulai ber-ehem dan ber-lainnya. Saya jadi malu hehe, entah waktu itu muka saya sudah semerah apa. Ketika pesanan kita sudah datang, kita pun bertukaran saling mengicip sushi masing-masing. Kamu menghabiskan dengan lahap, pipimu yang menggembung karena kepenuhan membuat mukamu jadi semakin lucu. Namun saya belum memakan sushi milikmu, lalu kamu bilang "Habisin dooonnnggg, itu kan spesial hehe". Lagi-lagi saya cuma bisa tersenyum saja supaya tidak salah tingkah. Karena perut saya yang kepenuhan ataukah karena saya salah tingkah, saya jadi tidak menghabiskan sushinya. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah 10, ketika lampu-lampu di sana sudah dimatikan, hanya ada lampu kuning 5 watt dari meja kasir yang membuat suasananya sedikit yah bagaimana yah saya tidak bisa bilang. Kita pun mengobrol lagi sampai jam 10. Ingin rasanya tetap disitu dan terus mengobrol, namun mau bagaimana lagi. Setelah membayar, kita jalan berdampingan, dan lebih dekat daripada ketika awalnya, sambil bercerita-cerita. Sampai di pelataran parkir, entah mungkin karena kamu tidak tega melihat saya pulang sendirian, kamu pun menawari saya pulang bareng. Dag dig dug. Selama di jalan, saya menyuruh dia melihat ke atas langit, karena langit malam itu penuh sekali dengan bintang. Selama saya di Jatinangor, baru pertama kali saya melihat bintang yang sebanyak itu. Apakah kamu tahu apa yang saya pikirkan saat itu? Saya berpikir andai saja waktu bisa dihentikan, ah tapi tidak mungkin. Lalu kamu bertanya kepada saya "Suka banget ya sama bintang?", saya pun mengangguk mantap. Dia lalu menengok dan tersenyum. Saya suka sekali akan bintang, dan malam itu terasa lengkap sekali melihat langit yang penuh bintang bersama dengan kamu yang lebih menarik daripada bintang. Kembali ke hari ini, di depan supermarket. Ketika saya memasuki supermarket, saya melihat kamu sedang berdiri di depan meja kasir. Ketika kamu melihat saya, saya langsung menundukkan muka. Entah kenapa, setiap sekarang ada kamu, saya selalu menundukkan muka tidak berani menatap kamu. Padahal toh kamu juga tidak akan peduli kan mau saya melihat kamu atau tidak. Sengaja saya menunggu kamu keluar dari supermarket itu baru saya ke meja kasir, padahal saya sudah selesai mengambil barang yang saya butuhkan. Saya malah mengingat yang telah lalu, ditambah lagi dengan diputarnya lagu Unintendednya Muse yang menambah galau hati. Di depan supermarket, saya mendongak ke atas, melihat langit. Tetap tidak seindah yang waktu itu. Mungkin karena sekarang saya melihatnya tidak bersama kamu. Libellés : flashback, memory, sad 0 comment(s)
Post a comment
I'm A Nighthawk and They Save Me #6
![]() 2. Escape The Fate - Harder Than You Know 3. Underoath - Some Will Seek Forgiveness, Others Escape 4. Bring Me The Horizon - 15 Fathoms Counting 5. From Autumn to Ashes - Autumn Monologue 6. Killswitch Engage - My Curse 7. Dream Theater - The Spirit Carries On 8. Alesana - The Third Temptation of Paris 9. Versa Emerge - The Blank Static Screen 10. Explosions In The Sky - Your Hand In Mine I guess you'd feel a little weird with the list of songs above. Yeah, I used to be an emo kid. But it's not the same as today's emo kid who doesn't know anything about emo, they're just a kind of plagiarism in the name of solidarity. When I was junior high, I was full of teenage problems. To relieve from the problem, I ever thought to torture myself. Hmm.. It's not just a thought, but practically every month there will be new cuts on my hands. Okay, they're all the past that I will never repeat, because I realize if I hurt myself, it means I ran away from trouble. Please enjoy the list of my old songs. This list I composed doesn't necessarily contain the most brilliant melodies or mind fucking lyrics that other songs I have yet to hear may have, but they are still ones that mean a lot to me :p 0 comment(s)
Post a comment
The Heart That Truly Loves Never Forgets
Malam ini dari iTunes gue mengalun lagu dari Story of The Year yang berjudul Anthem of Our Dying Day. Ga bosen-bosennya gue puter dan gue senandungin. FYI, ini adalah lagu kenangan gue yang gue miliki bersama si lelaki empat setengah tahun. Errr... Sounds a bit weirdo untuk sebuah lagu kenangan, but it's okay. Gue pun mulai membuka-buka seluruh folder foto yang masih tersisa di laptop. Sayangnya banyak sekali yang sudah terhapus karena laptop gue sempat eror. Perhatian gue pun tertuju kepada beberapa foto, ada foto bersama Rockstars, foto ketika ospek, foto bersama teman sekampus, teman sekolah dan pastinya foto si lelaki empat tahun. Seriously, terkadang gue makan hati sendiri ngeliat foto-foto itu. Entah gue terbawa rasa kangen ataupun sakit hati, I don't know. Semua orang pasti punya kenangan, entah itu senang, sedih, sakit, atau apa what-so-ever. Karena kita sebagai manusia pasti selalu melewati sebuah fase-fase dalam hidup. Dan fase-fase tersebut mau ga mau akan memberikan pelajaran bagi orang yang bersangkutan tersebut. Sebenarnya, hidup di dalam kenangan is optional. Kita bisa memilih, move on atau tetap terjebak di bawah bayang-bayang masa lalu. As always, semua pasti ada positif dan negatifnya. Dengan kita move on, kita bisa dapat experiences yang lebih dalam hidup, sedangkan jika hidup di masa lalu, yang kita dapatkan hanyalah penyesalan. Dan semakin kita menyesal, akan semakin takut pula kita untuk mencoba. Memang untuk move on, diperlukan tekad yang benar-benar bulat dan keberanian yang besar untuk melepaskan semua embel-embel "masa lalu". Gue memang bukan tipe orang yang memiliki tekad dan keberanian yang besar. Saat ini pilihan gue adalah mundur dan tetap berada dalam masa lalu. Mundur bukan berarti gue takut untuk move on. Nope!! Gue hanya mengambil ancang-ancang dan mempelajari kesalahan-kesalahan yang pernah gue lakuin, sehingga gue ga akan jatuh ke lubang yang sama. Dan someday gue bakal menetapkan hati gue buat move on dan sekali gue berkata "move on" gue akan konsisten dengan apa yang gue katakan. I promise, I will! Life is a rough biography. Memories smooth out the edges. Libellés : life, memory, mind, problems 0 comment(s)
Post a comment
Off You Go, Like A Setting Sun
If I never really had you, why do I feel like I’m losing you? Why am I hurting this bad? Yes, we're in love, but just in my dream. And when I wake up, I just get nothing. Just the wound, that you've made in my heart, grows bigger and deeper.![]() For over 5 years I’ve wanted you. You came into my life because you were a friend of some friends, but you came into my life at a time that I already had a boyfriend. You still flirted with me, and then you stopped coming around. After months, I broke up with that boy and then we started keeping in touch again, by phone and sms. You're just like the wind, always come and go. I thought I was like a little sister to you. I thought you were just trying to be a good friend. I thought you were just being nice. 0 comment(s)
Post a comment
moving on is simple. it's what we leave behind that's hard
You said I'm too good for you. Then are you too good to be true?You said I deserve someone better. Then do you think that you're not good? You said, you're afraid to do something bad to me. Then do you think I'm not bad? But you said, a soulmate is still a soulmate. Then will I have an opportunity to be someone better for you? Do you know, I liked you since 5 years ago until now. People told me that I'm crazy, but it's a fact. Dearest A.Y., do you know, it's amazing to know how someone can break your heart, but you still love them with all the little pieces :) 0 comment(s)
Post a comment
|